Hendra EG "BAMaker" #BangkitMaju #BAMovement

Inspirator #BangkitMaju yang sarat pengalaman lapangan. Lantang berbicara, sebagai perpaduan akademisi dan praktisi. Menginspirasi dari kisah nyata kehidupan pribadinya. Hendra EG "BAMaker" siap membangunkan anda untuk BANGKIT dan MAJU menjadi lebih baik. Follow @HendraEG

Ice Cream Day : Membangun Team Semanis Ice Cream (Catatan Sederhana, Menguak Makna)

Kamis 26 April, mungkin menjadi momen yang berbeda dari sebelumnya. Ice Cream Day, hari ini karyawan dapat menikmati ice cream gratis. Momen sederhana yang tidak terpikir sebelumnya. Dengan niat menjangkau rasa terima kasih seluas-luasnya, kita berdayakan anggaran yang ada dengan membeli ice cream untuk dibagikan ke semua karyawan. Ada banyak tanggapan, terutama selentingan kenapa ice cream? Bukan yang lain, yang lebih mengenyangkan. Selain masalah keterbatasan biaya, pemilihan ice cream bukan tanpa filosofi.

Ice cream adalah jenis makanan yang universal. Hampir disukai banyak kalangan, baik anak-anak, muda ataupun tua. Ice cream identik dengan kebahagian. Efek memakan ice cream sama seperti kita memakan coklat, ada efek menenangkan disana. Ice cream baik dimakan pada saat kita merasa bad mood, seketika ice cream akan mengembalikan mood kita menjadi sediakala. Entah karena ada zat apa didalamnya, mungkin sobat-sobat Laboratorium dapat menjelaskan lebih lanjut (Hehee..). Ice Cream Day merupakan cara kita untuk bisa berbagi kebahagiaan. Tidak banyak yang bisa kita berikan, tetapi yang sedikit ini kita mau bagikan dan nikmati bersama.

Ice cream itu manis. Seperti tema yang kita usung membangun tim se manis ice cream. Manis yang pas, sekali jilat, melekat dilidah (lebaay.. :D). Secara umum, manis identik dengan hal-hal yang positif dan menyenangkan. Jeruk manis, senyum manis, cewek manis (hehee.. ), dan masih banyak lagi. Manis, secara umum menjadi hal yang dicari dan disukai banyak orang. Membangun tim yang manis, membangun tim yang membuat orang-orang yang di dalamnya merasa nyaman, seakan menjadi keluarga. Kenyamanan inilah yang akan meningkatkan daya tahan, membangun kerja sama tim dan pada akhirnya meningkatkan kinerja masing-masing orang dan tim. Trust Me.. (gaya iklan L-Men. Hehehe…).

Ice cream itu dingin dan lembut. Disaat dia masih berupa es, dia adalah es yang lembut. Disaat dia mencairpun, dia akan tetap menjadi lembut. Dinginnya menyegarkan tenggorokan yang kering. Lembutnya memberi filosofi sebuah prinsip kebaikan, apapun kondisinya, dia dingin atau sudah mencari, ice cream tetaplah lembut. Dimanapun lingkungan kita, bagaimanapun kondisi eksternal kita, kita harus tetap menjadi “lembut” (karakter-karakter positif, missal: jujur, bertanggung jawab, dll). Berpegang pada prinsip kebaikan menjadikan kita sebagai insan yang disukai banyak orang.

Mengasah Kapak Sejenak

Ada sebuah kisah penebang pohon yang cukup menarik untuk dibahas sebagai penutup tulisan ini. Penebang pohon diminta bos nya untuk menebang pohon sebanyak-banyaknya. Hari pertama dia bisa mengahasil 100 pohon tebangan, bertambah menjadi 110 pohon pada hari kedua dan 120 pohon pada hari ketiga. Namun pada hari keempat, tebangan pohonnya berkurang, hanya 86 pohon. Teringat bonus besar yang dijanjikan bos nya, dia pun tidak mau putus asa. Dia menambah jam tebang dan lebih semangat lagi untuk menebang, namun hasilnya bukan bertambah tapi malah berkurang. Hingga akhirnya bos nya datang dan mengevaluasi hasil kerjanya. Bos nya menyimpulkan, “Semangat mu luar biasa, kamu keluarkan semua tenaga dan potensi untuk menebang pohon, tapi satu hal yang kamu lupa. Kamu lupa mengasah kapak yang kamu pergunakan untuk menebang pohon”

Lupa mengasah kapak, hanya itu, tapi efeknya sangat berpengaruh pada hasil. Terkadang kita harus beristirahat sejenak, bukan untuk bersantai ria, tetapi untuk bisa “mengasah kapak” kita. Kapak yang kita pergunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan kita. Semoga Ice Cream Day menjadi sarana kita beristirahat sejenak dan mengasah kapak tim kita. Menyegarkan kembali kebersamaan dan rasa memiliki tim. Canda tawa itu, adalah canda tawa tim. Kebersamaan sederhana, dari sebuah niat merangkul dan ungkapan terima kasih ke semua. Karena kita adalah keluarga. WB Family

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 28/04/2012 by in HR Management, Opini and tagged , , , .

FOLLOW ME

KATEGORI

ARSIP

BLOG STATS

  • 14,209 hits
%d blogger menyukai ini: