Hendra EG "BAMaker" #BangkitMaju #BAMovement

Inspirator #BangkitMaju yang sarat pengalaman lapangan. Lantang berbicara, sebagai perpaduan akademisi dan praktisi. Menginspirasi dari kisah nyata kehidupan pribadinya. Hendra EG "BAMaker" siap membangunkan anda untuk BANGKIT dan MAJU menjadi lebih baik. Follow @HendraEG

TENTANG SEBUAH HARAPAN

Pagi ini saya ingin membahas lebih dalam tentang “harapan”. Kata yang sangat familiar pada telinga kita, namun tidak sedikit dari kita yang hanya memahaminya sekedar pada ejaan, H-A-R-A-P-A-N. Sedikit mengajak sobat-sobat untuk merenung sejenak:

Kenapa kita mau bangun lebih awal agar tidak terlambat kerja? Padahal mata masih mengantuk dan badan masih terasa letih.

Kenapa kita mau berdesak-desakan di kereta setiap pagi? Pulangnya pun sama. KRL yang terasa tidak manusiawi.

Kenapa kita masih hidup dan menjalani kehidupan ini?

Kenapa dan Kenapa…

Jawabannya adalah karena ada harapan disana. Harapan bahwa dengan bekerja kita bisa memperoleh pendapatan (gaji) untuk bisa membiayai keluarga. Harapan bahwa masih cukup waktu untuk menunaikan bakti dan beribadah, sampai kematian itu tiba. Harapan untuk bisa melihat si buah hati tumbuh besar dan menjadi penentram hati bagi ke dua orang tuanya. Harapan.. dan Harapan. Karena Harapan, hidup menjadi lebih bergairah. Disaat harapan yang diinginkan sudah terlaksana, gairah itu akan kembali menurun, disanalah kita membutuhkan harapan baru. Kita mengharapkan pendapatan (gaji) dan sudah terpenuhi, lambat laun bekerja menjadi hal yang membosankan, saat itulah kita membutuhkan harapan baru. Harapan akan lingkungan kerja yang dapat membuat kita menjadi pribadi yang lebih berkembang, harapan akan lingkungan kerja yang menyenangkan, harapan akan sobat-sobat kantor yang care, dan harapan-harapan yang lain nya.

Hidup akan terasa sangat berbeda, jika setiap hari kita dapat membangun harapan-harapan baru dan merealisasikannya. Hidup akan terasa lebih bermakna dan bergairah. Jalan kita, gerak kita, senyum kita, adalah jalan, gerak dan senyum orang-orang yang sedang menatap harapan. Sangat penuh, total dan memiliki ruh. Itulah passion. Passion selalu berawal dari harapan. Passion akan terbentuk disaat harapan bersanding dengan kesempatan. Bangun harapan baru dan ciptakan kesempatan-kesempatan itu. Dan kita adalah pemilik hidup kita.

Kembali Berhenti Sejenak

Sobat, mari bersama kita mengasah kapak-kapak kita, pastikan kita tidak menjadi manusia yang hidup tanpa ruh. Jika ditanya kenapa kita melakukan sesuatu, pastikan kita menjawab karena saya berharap sesuatu. Ada landasan kenapa kita melakukan sesuatu. Tidak menjadi kapal yang terobang-ambing ditengah lautan. Tanpa arah, tanpa harapan.

Kita tutup tulisan ini dengan sebuah aksi nyata yang sederhana, “Berbagi Harapan”. Bangun keterbukaan, berbagi dan peduli sesama. Setiap kita punya harapan, bagikan harapan itu kepada yang lain. Biarkan yang lain tahu, meng-amini, dan saling merealisasikan harapan-harapan itu. Tim yang penuh harapan. Harapan yang terbentuk dari harapan orang-orang di dalamnya. Tercapainya harapan tim, maka tercapai pula harapan masing-masing individu di dalamnya. Sinergitas jiwa yang akan menghasilkan percepatan pencapaian yang luar biasa. Karena harapan tidak sesedarhana ejaannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 02/05/2012 by in HR Management, Opini and tagged , , , .

FOLLOW ME

KATEGORI

ARSIP

BLOG STATS

  • 14,209 hits
%d blogger menyukai ini: